Pulaugaram dot com

My Personal Website and Blog Directory

Wawancara dengan Maria Ozawa aka Miyabi ?

Posted on | September 16, 2009 | No Comments

Setiap manusia mempunyai perasaan dan keinginan untuk hidup normal, namun kebutuhan akan faktor-faktor tertentu membuatnya tidak kuasa untuk melakukan tindakan yang diluar kewajaran, begitu juga dengan MAria Ozawa aka Miyabi.

maria ozawa miyabi picture 7

Maria Ozawa juga seorang manusia yang mempunyai perasaan. Jauh di lubuk hatinya yang paling dalam, Miyabi juga menginginkan hidup layaknya orang lain, yaitu menikah dan mempunyai anak. Hal itu dibuktikan dengan hasil wawancara dengan miyabi berikut ini. Maria sangat ingin hidup normal. M. Ozawa bahkan sering menangis karena hal-hal yang dilakukannya tersebut sebenarnya tidak dia inginkan.

Dalam sebuah cuplikan video panasnya, gadis berdarah campuran Kanada-Jepang berusia 21 tahun ini tak mampu menatap wajah pria yang menjadi lawan mainnya. Ia sendiri bahkan terkejut dengan semua posisi yang dapat dilakoninya dalam film dewasa tersebut. Lantas, bagaimana Maria Ozawa mengawali debutnya hingga menjadi bintang porno sangat kesohor itu di antero Asia? Berikut petikan wawancaranya:

Nervous nggak ketika menjalani syuting?
Wah, saya nervous banget. Saya tidur lebih cepat pada malam sebelumnya dan bangun kepagian dan masih terus nervous sebelum saya meninggalkan rumah.

Jadi bagaimana sih proses syutingnya?
Saya sampai nggak mampu menatap wajah lawan main saya. Saya ingin segalanya cepat selesai. Pokoknya, saya benar-benar gelisah, deh.

Kalau bagian adegan seksnya?
Karena ini merupakan film pertama saya, jadi kayaknya nggak ada yang spesial deh. Yang pasti, saya baru tahu ternyata melakoni berbagai macam posisi, lumayan sulit. Saya sampai nggak tahu lagi posisi apa yang saya lakukan. Saya tahu mengenai “48 posisi bercinta”, tapi ternyata posisi-posisi tersebut tak banyak dipraktikkan.

Lho tapi bukannya kalau sudah mengetahui “48 posisi bercinta” tandanya sudah bagus kan?
Hahahaha… Saya hanya membeli sebuah kalender yang bergambar posisi tersebut, yang tentunya saya lihat setiap hari sepanjang tahun. Tapi saya hanya membacanya, bukan mempraktikkannya lho.

Lantas apa yang ada dibenakmu setelah menyelesaikan film pertamamu?
Hmm… Gimana ya? Saya rasa masih banyak yang harus saya lakukan. Saya harus memberikan usaha terbaik ketika membuat film berikutnya.

Oke… Sekarang mengenai hal yang lebih pribadi ya. Kapan sih pengalaman seksual kamu pertama kali?
Ketika saya berusia 13 tahun, ya kelas dua SMP lah.

Wah, nggak terlalu cepat tuh?
Iya sih, memang cepat. Semua orang berkata saya terlalu cepat, tapi saya tak merasa terburu-buru kok. Hehehe…

Pasti pacarmu labih tua ya?
Iya, pacar saya kelas tiga SMA.

Oh… Apa pengalaman pertamamu berjalan oke?
Ihh… sakit sekali, sampai ingin nangis.

Lantas apa kamu tidak mau melakukan lagi setelah itu?
Setelah yang pertama itu, memang rasanya saya seperti tak lagi ingin melakukannya. Tapi setelah tiga kali melakukannya, saya jadi terbiasa dan baik-baik saja sehabis itu.

Setelah itu, berapa banyak pria yang pernah melakukan seks sama kamu?
Enam orang. Empat di antaranya pacar dan dua lagi bukan pacar.

Dua orang bukan pacar?
Ya, mereka adalah pria yang ingin saya pacari tapi pada kenyataannya tak mungkin menjalani suatu hubungan dengan saya.

Apa sih pengalaman seks tergilamu?
Pacar saya pernah dirawat di rumah sakit karena patah tulang. Kemudian saya menjenguknya dan kami melakukan hubungan seks di sana.

Wah, pasti pacarmu stres karena tidak bisa menggerakkan anggota tubuhnya yang patah itu ya?
Nggak
tuh, dia malah sangat bersemangat. Hahahaha…

Itu soal pengalaman pertamanya. Ada soal lain yang tidak kalah menariknya. Apalagi kalau bukan gaya hidup dan pilihannya dalam berkarir. Dia boleh dibilang fenomena baru dalam dunia industri film porno di Asia setelah berakhirnya era Asia Carera pada 90-an karena AIDS. Maria Ozawa dengan sekejap menjadi kaya meskipun masih tinggal di apartemen yang disewanya sebesar 16 juta rupiah per bulan.

Dengan sewa semahal itu lantas berapa gaji yang dia dapatkan sebulan? Jangan heran jika dia bisa mendulang 8000 USD dolar per bulan (sekitar 75 juta rupiah). Tinggal di apartemen mewah yang lebih mirip dengan mansion lengkap dengan segala perabotan serba wah, ia lebih senang hidup menyendiri setelah diusir dari rumah dan dijauhi teman-temannya.

Awalnya kehidupan Maria Ozawa dengan kedua orangtuanya baik-baik saja, sampai pada suatu ketika orangtuanya melihat anaknya tampil bugil di sebuah majalah porno Jepang. Seketika itu meledak lah murka orangtuanya saat melihat remaja belia melakukan hal tidak pantas dilakukan anak seusianya.

Maria Ozawa tetap menjalani profesinya. Dari sekadar foto-foto telanjang, lalu berlanjut ke film. Maria kembali cari gara-gara ketika membawa 20 film porno yang ia bintangi ke rumah dan ia tunjukkan ke orangtuanya. Sejak itu kedua orangtuanya tidak mau melihat dan mengakuinya lagi sebagai anak.

Bahkan teman-teman dekatnya yang dulu akrab dengannya satu persatu mulai meninggalkannya. Mereka alergi dicap berteman dengan seorang bintang film porno. Sungguh menyedihkan. Namun begitu, sebagai wanita muda yang punya ambisi besar, situasi ini tidak membuatnya patah arang untuk melanjutkan profesinya. Demi uang, ia tetap bertahan dan konsisten.

Hidup soliter membuat dirinya pintar memasak. Bagaimana tidak orang seperti dia selalu menghindari membeli makanan di tempat umum jika tidak ingin diserbu penggemarnya atau dimaki orang-orang yang nyinyir terhadap profesinya. Selain gemar memasak, dia juga paling doyan nonton film-film porno yang ia bintangi sendiri. Semua koleksi video yang ada di kabinet TV-nya adalah film porno. Sebagai bintang film porno papan atas, ia juga perlu belajar berbagai posisi penting dari bintang-bintang film porno lainnya.

Meski banyak tawaran mengalir untuk hijrah dari Jepang (Amerika dan Eropa) dan bermain dengan pria-pria bule, dia tetap tidak mau dan tetap memilih tinggal di Jepang. Tentu, dengan memilih pasangan pria-pria lokal. Alasannya cukup masuk akal. Menurutnya, “perabot” pria Jepang lebih kecil dan tahan lama dalam melakukan adegan syur dibanding pria bule. Dalam pikiran Maria Ozawa, “perabot” bule lebih besar dan menyakitkan. Oh, No!

Seringkali dalam melakukan adegan di beberapa filmnya, Maria tampak menangis. Itu memang benar-benar tampak alamiah. Alasannya, ia tidak menikmati dan benar-benar sakit. Dia sempat mengancam akan cabut dari AV (PH Film Porno) jika ia dipaksa melakukan adegan atau posisi yang tidak ia sukai.

Tentu, setenar apapun dan sebanyak apapun uang yang ia hasilkan dari pekerjaannya saat ini, si gadis cantik adalah juga manusia biasa. Dia juga merindukan orangtua, sahabat, teman-teman, dan berkeinginan untuk menikah seperti wanita kebanyakan. Jika saat ini ia melakukan seks untuk bisnis, suatu hari nanti ia merindukan ada laki-laki yang ingin menikahinya. Nah, lho!

Sumber: Rileks.com

Andai ada pilihan lain sekarang??? Miyabi sangat ingin mempunyai suami yang mau menerima dia apa adanya dan ingin mempunyai keturunan.  Namun, karena di awal Maria sudah melakukan pilihan yang salah, sekarang ini dia dihadapkan dengan pilihan yang serba sulit. M. Ozawa ingin keluar dari pilihannya sekarang ini dan memperbaiki dirinya, namun lingkungan sekitarnya banyak yang telah tidak mau menerimanya berubah. KAsihan sekali kisah hidupnya.

Maria Ozawa aka Miyabi ingin hidup normal dan mengubah dirinya, Adakah para pembaca yang bersedia untuk menjadi suaminya dan menerima dia apa adanya serta mampu mendukungnya berubah ke arah yang lebih baik?? Kalo anda mau, kesempatan yang ditunggu telah datang, MAria akan main film di Indonesia. JAdi silahkan datang aja ke studio filmnya atau ke Hotel tempat Maria Ozawa aka miyabi menginap, kenalan aja, trus minta nomor HP Maria Ozawa aka Miyabi :)

Comments

Leave a Reply







Great Hosting



Incoming Search Term: